Porostimur.com, Ambon — Pesta Tradisi 31 Januari kembali digelar masyarakat Dusun Hila Tanah Putih, Sabtu (31/1/2026) sore. Tradisi budaya yang sarat makna persaudaraan ini menjadi momentum perjumpaan dan penguatan ikatan orang basudara antara masyarakat Dusun Hila Kristen dan Negeri Kaitetu.
Tradisi yang mengusung tema “Dari Hitu Amper Siang Datang Dari Dara Biar Hidop Deng Kasiang Asal Kumpol Orang Saudara” ini telah diwariskan secara turun-temurun sejak masa leluhur dan terus dijaga hingga kini sebagai simbol hidupnya nilai kebersamaan dan toleransi di Maluku.
Dihadiri Tokoh Adat, Pemerintah, dan Masyarakat
Puncak perayaan yang berlangsung pukul 16.00 WIT tersebut dihadiri Raja Negeri Kaitetu beserta jajaran pemerintah negeri, Penjabat Negeri Hative Besar, Penjabat Negeri Tawiri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Negeri Tawiri, Danramil Teluk Ambon, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, S.Sos, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Maluku, anggota DPRD Kota Ambon Zeth Pormes, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat dari kedua wilayah.
Sebagai simbol kebersamaan, para perwakilan mengikuti tradisi makan ayam dan minum sageru, yang dimaknai sebagai tanda keterbukaan hati, persaudaraan, dan kesetaraan antarwarga.
Badendang: Merawat Persaudaraan Sejak Awal Januari
Rangkaian tradisi ini sejatinya telah dimulai sejak 1 Januari melalui kegiatan badendang, yakni kunjungan dari rumah ke rumah yang diawali dari rumah Kepala Dusun Hila Kristen menuju rumah Raja Negeri Kaitetu, kemudian berlanjut ke rumah-rumah warga.









