Tradisi Titip Doa ke Jemaah Haji, Sudah Ada Sejak Zaman Nabi

oleh -174 views

Tradisi titip doa ke jemaah haji menjadi kebiasaan yang sering kali dilakukan oleh umat Islam di Indonesia. Hal ini karena berdoa di depan Ka’bah diyakini akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Antara rukun Hajar Aswad dan pintu Ka’bah yang disebut Multazam. Tidak ada seorang pun hamba Allah yang berdoa di tempat ini tanpa terkabul permintaannya.”

Lantas, apa hukum menitip doa kepada jemaah haji? Apakah tradisi ini sudah ada sejak zaman Nabi? Berikut penjelasan selengkapnya.

Umat Islam dianjurkan untuk mendoakan keselamatan serta kelancaran ibadah haji seseorang. Selain itu, umat Islam yang ditinggalkan juga dapat menitip doa kepada jemaah haji, agar mendoakan kebaikan untuknya.

Baca Juga  Buka Pagelaran Seni “Mutiara Manise”, Wawali Ambon Tekankan Pentingnya Pendidikan Berbasis Budaya

Dinukil dari buku 200 Motivasi Nabi & Kisah Inspiratif Pembangun Jiwa karya As-Samarqandi, tradisi titip doa ini sudah ada sejak zaman Nabi, di mana pada saat Umar bin Khattab berpamitan kepada Rasulullah SAW untuk melaksanakan umrah, beliau justru meminta agar didoakan dan dilibatkan dalam setiap doa yang dipanjatkan oleh Umar.

عَنِ ابْنِ عُمَرَ عَن عَمَرَ أَنَّهُ اسْتَأْذَنَ النبي صلى الله عليه وسلم في العُمْرَةِ فَقَالَ يَا أَخِي أَشْرِكْنَا فِي دُعَائِكَ وَلَا تَنْسَنَا

No More Posts Available.

No more pages to load.