Tumbal Wadas

oleh -153 views

Oleh: Made Supriatma, Peneliti dan jurnalis lepas. Saat ini bekerja sebagai visiting research dellow pada ISEAS-Yusof Ishak Institute, Singapore

ANDA barangkali sudah mendengarnya atau bahkan mengikuti dari dekat apa yang terjadi di Desa Wadas. Ini adalah sebuah desa yang terletak di Kab. Purworejo, Jawa Tengah. Kalau bukan karena batu andesit, ia tidak akan pernah menjadi pembicaraan nasional.

Mengapa batu andesit? Ya, hanya bongkahan batuan itu yang terkandung jumlah besar di perut bumi Wadas. Ini seperti cerita klasik wilayah dengan “kekayaan” sumber daya alam. Batu andesit lebih menjadi kutukan ketimbang berkah untuk penduduk Desa Wadas.

Batu-batu Andesit tersebut diperlukan untuk membangun Waduk Bener, yang juga terletak di Purworejo. Waduk ini adalah bagian dari proyek strategis nasional yang dicanangkan oleh administrasi pemerintahan Presiden Jokowi.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengeluarkan surat keputusan No. 509/41/2018 yang menetapkan Desa Wadas menjadi bagian lokasi penambangan batuan andesit ini. Penambangan ini akan dilakukan di tanah seluas 145 hektar, dan masih ditambah 8,64 hektar untuk jalan menuju tambang.

Baca Juga  Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Minta Kasus Pembunuhan Nus Kei Diusut Tuntas

Penambangan dilakukan dengan meledakkan batu-batuan tersebut menjadi serpihan-serpihan kecil sehingga mudah diangkut.

No More Posts Available.

No more pages to load.