Tunjuk Murad Ketua DPD PDIP Maluku, Langkah DPP Dinilai Tepat

oleh -106 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Struktur kepengurusan DPD PDIP Maluku yang dipuncaki Murad Ismail didampingi Edwin Huwae sebagai Sekretaris dan Lucky Wattimury sebagai Bendahara, harus dilihat sebagai komposisi kepemimpinan yang berisikan kombinasi antara eksekutif dan legislatif.

Hal ini dibenarkan Ketua DPP bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Andreas G Pareira, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di sela-sela Konferda PDIP Maluku, Minggu (21/7).

”Tentu DPP melihat semua potensi yang ada di Propinsi Maluku, bahwa ada kader PDIP dari pihak eksekutif Pak Murad sekarang. Kemudian ada Pak Edwin, ada Pak Lucky, yang merupakan kader-kader potensial. Ini merupakan komposisi yang lengkap antara eksekutif dan ada legislatif yang ada di dalam struktur partai.

Baca Juga  Suami Sibuk Kerja, Istri Selingkuh dengan 300 Pria

Sehingga, kedepan kita bicara PDIP ini ingin menjadi dan membangun dirinya menjadi partai pelopor. Karena infrastrukturnya itu sudah ada. Infrastrukturnya yaitu partai dengan kepemimpinan yang ada di eksekutif, dan kepemimpinan yang ada di legislative,” ujarnya.

Keberadaan Ismail dalam tubuh DPD PDIP Maluku sendiri, akunya, dinilai sebagai kader yang membantu membangun kembali kejayaan PDIP di Maluku.

”Beliau (Murad Ismail-red) adalah kader PDIP. Sebelumnya adalah seorang polisi brimob. Tetapi kemudian setelah menjadi gubernur, tetap mundur, harus sipil kan. Dan dia didukung oleh PDIP sehingga sekarang. Ya, kita bisa melihat bahwa beliau sebagai orang sipil dan bergabung di PDIP. Ya berarti kader PDIP,” jelasnya.

Baca Juga  8 Orang Bacalon Bupati Kepulauan Sula Siap Paparkan Visi-Misi di Partai NasDem

”Kita bicara soal leadership, kita bicara soal  network. Kita bicara soal bagaimana yang saya sampaikan di dalam pertemuan kemarin, bagaiman kita lihat kedepan, kalau mau jadi partai pelopor ya PDIP,” tegasnya.

PDIP sendiri, jelasnya, harus menyiapkan infrastruktur keorganisasian yang untuk menjadi partai pelopor, dan kita butuh lidersip, butuh orang yang mempunyai loyalitas dan kemudian dan kemudian visi kedepan.

”Kita harapkan PDIP benar-benar menjadi partai pelopor di negeri ini. Nah itu yang menjadi dasar pertimbangan kita menetapkan ketiga nama ini dan kemudian kita membentuk struktur. Karena kita butuh orang-orang yang mempunyai kemampuan dan kapabilitas yang tinggi tadi,” pungkasnya. (dayon)