Usai Diperiksa Gakkumdu Malut, Ini Kata Sultan Husain Sjah

oleh -6 Dilihat

“Nuku tidak pernah tunjuk orang per orang, tetapi karakter dasar sifat penjajah. Dan oleh karena itu, saya juga mengingatkan jangan sampai anak cucu nanti pakai sifat itu,” ujarnya.

Sultan bilang, komisioner Bawaslu notabene putra-putri Maluku Utara, tetapi sangat disayangkan jika pesan kultural tidak dipahami oleh mereka. Apalagi, penggalan kalimat tersebut kerap dipakai para leluhur.

“Jadi kalau bukan orang Maluku Utara pasti tidak paham kalimat itu. Saya pikir anggota Bawaslu adalah orang-orang yang lahir dari Bumi Moloku Kie Raha, dan mereka paham dengan makna itu. Tetapi laporan itu ditindaklanjuti. Semestinya kan sebelum menindaklanjuti, mereka harus telusuri dan kajian dulu. Apakah laporan itu sesuai atau tidak? Dan yang melaporkan ini tahu atau tidak tentang laporannya? Nah, kalau tidak tahu dan tidak mengenal sejarah Moloku Kie Raha, makanya jangan ditindaklanjuti,” paparnya.

Baca Juga  Belanda Selamat dari Kekalahan, Gol Gakpo di Injury Time Bikin Jerman Gagal Menang

Sultan berharap, aparat penegak hukum bisa bersikap adil. “Saya meminta dengan hormat kepada saudara-saudara saya, sebagai penegak hukum agar bersikap adil. Saya juga berkewajiban menjaga institusi kepolisian, karena polisi adalah pelindung dan pengayom masyarakat. Olehnya itu, saya meminta kepada aparat keamanan untuk memberikan penanganan tentang kestabilitas pengamanan,” pungkas Sultan Husain. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.