Termasuk, sambungnya, soal pelayanan harus bisa memberikan yang terbaik kepada konsumen. Dalam usaha ritel semua orang bisa membuka usaha sehingga tidak ada monopoli, dan kunci memenangi persaingan ada di pelayanan.
Usman menilai, keberadaan Indomaret dan Alfamidi dapat mematikan UMKM masyarakatnya.
“Kalau kita mau lihat di Kota Ternate di mana-mana Indomaret, Alfamidi, macam-macam menjamur di sana. Dan dari satu tempat ke tempat lain jaraknya hanya 100 meter. Secara ekonomis memang untuk meningkatkan perokonomian namun di sisi lain juga mematikan sektor ekonomi rakyat kecil,” terangnya.
Ia mengakui dirinya sudah beberapa kali dihubungi pengusaha untuk membuka cabang-cabang Indomaret dan Alfamidi di Halmahera Selatan.
“Tapi karena saya mencintai masyarakat saya, bagaimana supaya masyarakat saya bisa pendapatan per harinya makin bertambah, maka saya tolak (Indomaret dan Alfamidi). Kalau kita berikan izin, maka matilah sudah sektor-sektor usaha kecil ini,” pungkas Usman. (Fadli Naser)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News











