Dari rekaman yang beredar, percakapan yang semula diduga berkaitan dengan akses atau pelayanan di area bandara kemudian melebar ke persoalan identitas kelompok.
Potongan video itu selanjutnya menyebar luas melalui media sosial dan memunculkan berbagai reaksi.
Persoalan yang sebenarnya dapat diselesaikan melalui mekanisme pelayanan atau pengaduan justru berpotensi melebar menjadi persoalan antarkelompok apabila pernyataan bernuansa etnis tersebut benar-benar disampaikan dalam konteks sebagaimana terlihat dalam video.
Publik Soroti Etika Pejabat Publik
Sorotan semakin tajam karena pria yang disebut berada dalam video tersebut dikaitkan dengan Mathius Uwe Yanengga, yang disebut sebagai anggota DPRD Mimika.
Status sebagai pejabat publik membuat setiap ucapan dan tindakan di ruang publik memiliki konsekuensi yang lebih besar. Seorang wakil rakyat dituntut mampu menjaga komunikasi, termasuk ketika menghadapi perbedaan pendapat atau persoalan pelayanan.
Perselisihan dengan petugas bandara, misalnya, dapat ditempuh melalui jalur pengaduan, mekanisme pelayanan maupun prosedur hukum apabila ditemukan pelanggaran.
Membawa identitas suku atau asal daerah ke dalam perselisihan justru berisiko mengubah persoalan personal menjadi sentimen antarkelompok.










