WAJAR Pemkot Ambon, Warga Soroti Ancaman Longsor di Lateri

oleh -36 views
Pemerintah Kota Ambon kembali menggelar kegiatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jumpa Rakyat (WAJAR), Jumat (22/5/2026), di Ruang ULA Balai Kota Ambon sebagai ruang dialog langsung antara pemerintah dan masyarakat.

“Dinas PUPR sudah menghitung kebutuhan teknisnya. Untuk pembangunan talud setinggi 6 meter dan panjang 25 meter dibutuhkan anggaran sekitar Rp279 juta,” jelasnya.

Kendati demikian, realisasi pembangunan tersebut masih menunggu keputusan pimpinan daerah karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah kota.

Pemkot Soroti Tanggung Jawab Pengembang

Sementara itu, Pj. Sekkot Ambon mengakui bahwa keterbatasan anggaran menjadi kendala dalam penanganan permanen. Ia juga menyoroti peran pengembang perumahan yang dinilai tidak membangun tembok penahan (retaining wall) sejak awal.

“Ini menjadi catatan bagi Pemkot dalam melakukan pengawasan terhadap pembangunan oleh pihak developer,” tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Ambon, Ely Toisutta, juga telah turun langsung meninjau lokasi longsor pada 29 April 2026 guna memastikan penanganan berjalan cepat dan kebutuhan warga terdampak dapat terpenuhi.

Baca Juga  KONI Halsel Pastikan Seluruh Kontingen Tetap Berlaga di Porprov Malut V

WAJAR Jadi Ruang Respons Cepat

Melalui forum WAJAR, Pemkot Ambon menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat sekaligus merespons cepat berbagai persoalan di lapangan.

Diharapkan, langkah-langkah penanganan yang dilakukan tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga mampu menghadirkan solusi jangka panjang guna menjamin keselamatan dan kenyamanan warga di kawasan rawan bencana.

No More Posts Available.

No more pages to load.