Porostimur.com, Ambon – Upaya Pemerintah Kota Ambon dalam memodernisasi tata kelola persampahan kembali menghadapi kendala setelah sejumlah fasilitas kebersihan berupa wastebin (tempat sampah besar) dilaporkan rusak parah akibat aksi vandalisme.
Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena menyatakan kekecewaannya atas insiden tersebut. Menurutnya, penyediaan wastebin di sejumlah titik strategis merupakan langkah konkret pemerintah untuk memudahkan masyarakat membuang sampah sekaligus menjaga estetika kota.
“Niat baik pemerintah untuk meningkatkan pelayanan persampahan tidak dibarengi dengan kesadaran menjaga fasilitas. Sangat disayangkan, wastebin yang disiapkan justru dibakar,” ujar Wattimena, Kamis (12/3/2026) di Balai Kota Ambon.
DLHP Kaji Ulang Penempatan Wastebin
Menanggapi insiden itu, Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan Kota Ambon (DLHP) kini tengah mengkaji ulang penempatan fasilitas kebersihan di wilayah terdampak.
Kepala DLHP Kota Ambon, Apries Benel Gaspersz mengatakan pihaknya akan mempertimbangkan kembali apakah lokasi tersebut masih layak mendapatkan fasilitas serupa apabila faktor keamanannya tidak dapat dijamin.
Menurutnya, keberadaan wastebin selama ini terbukti membantu mengurangi sampah yang berserakan di sekitar pemukiman maupun kawasan sekolah.










