“Jadi kita tidak persoalkan (perusahan), yang penting mampu penuhi target, punya petugas pungut retribusi parkir, selalu menyetor tepat waktu, dan tidak kurang dari perhitungan harga perkiraan sendiri, ya tidak masalah,” terangnya.
Terkait proses tender, Wattimena kembali menegaskan bahwa siapa yang memenuhi syarat itulah yang menang.
“Pemkot tidak mungkin keluar aturan. Pemkot tidak main-main, karena kita ingin menjaga kepercayaan publik,” tutupnya. (Nur Fauziah)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









