10 Tahun Nabung, Nelayan Kaki Air Naik Haji Bareng Istri dan Mertua

oleh -127 views

Selain sebagai nelayan, ia juga menabung dari hasil distribusi ikan yang dijual melalui jibu-jibu (pengantar ikan) untuk diperjualbelikan kembali setelah hasil tangkapan diperoleh dari melaut.

“Ia saya juga bisa dapat hasil dari ikan yang didapatkan oleh nelayan itu, karena saya juga biasa jadi distributor ikan untuk dijual kembali ke pasar,” jelasnya.

“Alhamdulillah hasilnya saya setor kembali ke istri lalu istri saya yang menabung untuk kami bisa berangkat haji bertiga,” imbuhnya.

Namun Injas Yunus mengutarakan, bahwa kesibukan dirinya bersama nelayan lainnya juga memiliki tantangan tersendiri saat melaut. Bagaimana tidak, kondisi lingkungan tempat tinggalnya menjadi sarang Buaya hidup dan beranak pinak.

“Tantangan kami melaut yang paling menantang buat kami itu karena tempat tinggal kami di atas rawa-rawa, dan Buaya sering muncul di bawa tempat tinggal kami, namun karena kami berbekal dengan niat tulus untuk mencari kebutuhan hidup dan menafkahi keluarga kami, usaha kami berjalan dengan aman dan lancar, namun terkadang juga sampai ada korban juga meninggal karena diterkam oleh Buaya,” tandasnya.

Baca Juga  Dorong Hilirisasi Kelapa, Bupati Haltim Minta Dukungan Pabrik ke Pemerintah Pusat

Ia berharap, dirinya bersama istri dan mertuanya tetap diberikan kesehatan, dan kemabruran dalam melaksanakan ibadah haji, berkat hasil usaha panjang menabung dari melaut.

No More Posts Available.

No more pages to load.