20 tahun penjara bayangi langkah pimpinan umat pencabul anak

oleh -71 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Figur yang paling disegani masyarakat di Maluku adalah figur pimpinan umat.

Pasalnya, figur ini dinilai sangat dekat dengan urusan kerohanian masing-masing insan.

Pimpinan umat atau pemuka agama, kerap dianggap sebagai contoh dan suri teladan yang baik bagi umatnya.

Sayangnya, ada saja oknum yang menyalahgunakan jabatan sebagai pimpinan umat atau pemuka agama ini, untuk keuntunganny semata.

Link Banner

Ini pula yang dilakukan seorang pimpinn umat pada salah satu aliran gereja di Kota Ambon, Pdt Alex Kapressy alias AK (54).

Bukannya menerapkan nilai-nilai agama yang baik kepada umat binaannya, yang bersangkutan malah menyetubuhi salah satu anak dibawah umur yang juga merupakan umat binaannya, yang masih duduk dibangku kelas VI Sekolah Dasar (SD), VNA (12).

Kelakuan bejat sang pimpinan umat cabul ini dibenarkan Paur Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Leaze, Ipda Agus Matatula, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Rabu (11/4).

Menurutnya, kasus ini sudah dilaporkan ibu korban (MVJT) ke Unit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Polres P. Ambon dan Pp. Lease, Selasa (10/4), sekitar pukul 16.00 Wit.

Baca Juga  Sabu yang Dibuang Nunung ke Toilet Seharga Rp 2,6 Juta

”Benar, kemarin itu ada laporan kasus persetubuhan anak yang diporkan oleh ibu korban ke Unit SPKT Polres Pulalu Ambon dan Pulau-pulau Lease, dengan pelakunya adalah Pdt Alex Kapressy. Pelaku sendiri belum diamankan oleh Anggota SPKT, karena masih belum berada di Ambon,” jelasnya.

Terbongkarnya kelakkuan bejat sang pemimpin umat ini, akunya, berawal dari korban VNA yang  menceriterakan perbuatan tak senonoh itu kepada tetangga kostnya yang beralamat di Tantui, belakang Maluku City Mall (MCM), Kecamatan Sirimau.

Sesuai pengakuan korban, hasrat iblis yang dilampiaskan sang pimpinan kepada dirinya dilakukan belum genap sepekan, tepatnya pada Jumat (6/4).

Saat itu, jelasnya, korban VNA ditinggal sendirian oleh ibunya yang bepergian ke pasar.

Baca Juga  Jembatan Larike Ambruk, Warga Diminta Hati-Hati

Tiba-tiba ia didatangi pelaku AK, di kamar kost yang berada di Tantui, tepatnya di belakang Maluku City Mall (MCM).

Saat itulah, pelaku AK memanfaatkan kesepian di kamar kost korban untu melampiaskan nafsu bejatnya kepada anak yng masih di bawah umur itu, setelah sebelumnya pelaku AK melepaskan pakaian korban.

Mirisnya lagi, usai menyetubuhi korban VNA, pelaku AK pun pergi meninggalkan korban sendirian di dalam kamar kost tanpa berkata apa-apa.

Selain menceritakan kelakukan bejat sang pemimpin umat ini, terangny, korban VNA juga menceritan hal ini kepada ibu kandungnya, MVJT.

Bahkan kepada ibunya, VNA mengaku sudah digauli sang pimpinan umat sejak dirinya masih duduk di kelas 2 SD thun 2014 silam.

Baca Juga  "Wansosa" Bawa Bupati Hendrata ke Acara Kick Andy

Tak ayal, kebiadaban sang pemimpin umat pun dilaporkan MVJT ke unit SPKT Polres P. Ambon dan Pp. Lease.

Setelah merampungkan pemeriksaan kepada VNA dan MVJT, terangnya, pihak SPKT Polres P. Ambon dan Pp. Lease sudah melayangkan surat pemanggilan pemeriksaan kepada pelaku.

Sedangkan untuk ancaman pidana, tambahnya, AK bakalan terncam hukuman 20 tahun penjara, bahkan seumur hidup.

”Kasus ini sendiri telah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres P. Ambon dan Pp. Lease. Kasus persetubuhan anak di bawah umur ini, diatur dalam pasal 81 ayat (1), dan ayat (2), UU RI Nomor 35 tahun 2014, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara atau penjara seumur hidup,” pungkasnya. (keket)