203 Jemaah Sidrap Ditangkap di Jeddah, Timwas DPR Soroti Visa Non-Haji

oleh -27 views
Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi (tengah) di kantor daerah kerja bandara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Jumat 14 Juni 2024. (Dok DPR/Dok DPR)

Porostimur.com, Jakarta- Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR meminta jemaah calon haji Indonesia yang tidak memiliki visa haji atau visa non-haji agar segera kembali ke Tanah Air untuk menghindari sanksi berat dari Pemerintah Arab Saudi. Hal ini menyusul tertangkap 203 jemaah calon haji asal Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), di Jeddah saat memasuki Makkah untuk melaksanakan puncak haji. 

“Jika tetap memaksakan berhaji, mereka akan terkena sanksi tegas dari Pemerintah Arab Saudi, termasuk denda 10.000 rial dan larangan masuk ke Arab Saudi selama 10 tahun,” kata Ketua Komisi VIII DPR RI Ashabul Kahfi di Kantor Daerah Kerja Bandara Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, sebagaimana keterangan tertulis diterima di Jakarta, Sabtu (15/6/2024) dikutip Antara.

Ashabul mengonfirmasi meski ada jemaah Indonesia yang telah ditangkap dan dideportasi, tetapi masih terdapat jemaah calon haji Indonesia tanpa visa haji yang berada di Makkah. Di sisi lain, pemerintah setempat menegaskan akan menindak jemaah yang menggunakan visa non-haji, termasuk visa ziarah dan umrah.

Baca Juga  Kubu Benny Laos Yakin Dapat 'Perahu' di Pilgub Maluku Utara 

“Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, cukup banyak jemaah calon haji yang masih berusaha melaksanakan ibadah haji dengan visa non-haji,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.