3. Kurang tidur
Sebagian besar remaja menyimpan ponsel mereka di dekat mereka saat tidur untuk menanggapi chat dan panggilan. Mereka tetap dapat dihubungi sepanjang waktu. Hal ini dapat menyebabkan gangguan dan gangguan tidur.
Studi telah menemukan bahwa remaja yang menggunakan ponsel setelah lampu padam mengalami lonjakan kelelahan. Selain itu, mahasiswa yang menggunakan ponsel setelah awal tidur dilaporkan terjaga ekstra 46 menit per minggu. Miris, bukan?
4. Cyberbullying
Menurut sebuah penelitian yang dilakukan pada anak-anak berusia 13–18 tahun oleh Cox Communications, 15% anak-anak telah mengalami cyberbullying secara online, 10% telah mengalami cyberbullying melalui ponsel, dan 5% telah melakukan cyberbullying kepada orang lain melalui ponsel.
Menurut sebuah survei, cyberbullying membuat remaja sedih dan enggan bersekolah. Studi ini juga menjelaskan bahwa anak-anak yang mengalami cyberbullying memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah psikosomatik, seperti sering sakit kepala, sulit tidur, tingkat kecemasan yang lebih tinggi, dan depresi.
5. Masalah penglihatan
Melansir sehatq.com, peningkatan penggunaan ponsel dapat menyebabkan masalah penglihatan pada remaja. Sesuai penelitian yang dilakukan pada 30 mahasiswa kedokteran, 83% di antaranya ditemukan memiliki sindrom penglihatan karena ponsel. Gejalanya meliputi mata kemerahan, sensasi panas pada mata, penglihatan kabur, dan mata kering.










