6 Kerajaan Fiktif di Indonesia Bikin Geger, dari Angling Dharma hingga Ubur-Ubur

oleh -1 Dilihat

5. Tahta Suci

Tahta Suci dipimpin Lia Eden. Ia mengaku mendapatkan wahyu dari malaikat Jibril. Ia menganggap dirinya sebagai Imam Mahdi. Pada 1999, ia bersama 75 orang jemaah Salamullah menggelar ritual perang melawan Ratu Pantai Selatan Nyi Roro Kidul. Tujuannya untuk membasmi Nyi Roro Kidul yang dianggap sebagai lambang kemusyrikan. Pada 2000, mendeklarasikan agama baru, Salamullah, sebagai penyatuan dari semua agama yang ia pelajari.

Lia Eden meninggal dunia pada 11 April 2021. Pengikutnya menyatakan bahwa meskipun Lia Eden meninggal dunia, ajaran Lia Eden akan tetap ada.

6. Kandang Wesi Tunggul Rahayu

Kelompok Kandang Wesi Tunggul Rahayu berpusat di Garut. Kandang Wesi Tunggul Rahayu menerbitkan uang sendiri yang digunakan untuk alat transaksi sesama anggotanya. Mereka juga diduga mengubah bentuk burung garuda yang merupakan lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia . Lambang burung garuda dibuat dengan menghadap ke depan. Serta bagian kepala ditambah dengan mahkota.

Baca Juga  Balas Serangan AS, Rudal dan Drone Iran Sasar Kepentingan Washington di Yordania, Bahrain dan Kuwait

Pada 08 September 2020, kelompok ini mendaftarkan ke kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Garut. Pihak Kesbangpolinmas, ingin mengklarifikasi penggunaan lambang buruda garuda tersebut. Namun pihak Kandang Wesi Tunggul Rahayu tidak kunjung datang.