Porostimur.com, Tobelo – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi pada Minggu (14/9/2025) pukul 07.16 WIT. Dalam sepekan terakhir, gunung api aktif ini tercatat sudah tiga kali mengeluarkan letusan.
Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu erupsi kali ini mencapai 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 2.087 meter di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke barat laut.
“Erupsi masih berlangsung saat laporan ini dibuat,” tulis laporan PVMBG.
Aktivitas Masih di Level Waspada
Data pengamatan kegempaan Gunung Dukono pada 14 September 2025 menunjukkan terjadi 7 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 7 milimeter dan lama gempa antara 71,46 hingga 128,44 detik.
Selain itu, terekam pula 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1–6 milimeter dominan 2 milimeter.
Dengan kondisi tersebut, tingkat aktivitas Gunung Dukono masih berada di Level II (Waspada).
PVMBG menghimbau masyarakat sekitar, pengunjung, maupun wisatawan agar tidak melakukan aktivitas, pendakian, dan mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer.
Salah Satu Gunung Paling Aktif
Sepanjang tahun 2025, aktivitas gunung api di Indonesia masih tinggi. MAGMA Indonesia mencatat sudah terjadi 6.090 letusan/erupsi dari berbagai gunung di tanah air.









