Porostimur.com, Ambon — Harga beras kualitas bawah II di Provinsi Maluku tercatat mencapai Rp17.200 per kilogram dan menempatkan daerah ini sebagai wilayah dengan harga beras termahal ketiga secara nasional.
Data tersebut dirilis Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) berdasarkan pemantauan harian di pasar modern per Kamis (29/1/2026).
Rata-rata Nasional Alami Kenaikan
Secara nasional, PIHPS mencatat rata-rata harga beras kualitas bawah II di pasar modern telah menyentuh Rp15.080 per kilogram. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan rata-rata pekan sebelumnya yang berada di level Rp14.910 per kilogram.
Kenaikan tersebut menunjukkan adanya tekanan harga pada komoditas pangan strategis, terutama di sejumlah wilayah Indonesia bagian timur.
Papua Masih Termahal, Sultra di Posisi Kedua
Papua tercatat sebagai provinsi dengan harga beras kualitas bawah II tertinggi di Indonesia, yakni mencapai Rp18.450 per kilogram. Harga tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan sebulan sebelumnya dan menjadi harga tertinggi yang pernah tercatat di wilayah tersebut.
Sementara itu, Sulawesi Tenggara menempati posisi kedua dengan harga jual Rp17.800 per kilogram di pasar modern.
Maluku Peringkat Ketiga Nasional
Di urutan ketiga nasional, Maluku mencatat harga beras kualitas bawah II sebesar Rp17.200 per kilogram. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Papua Barat yang berada di posisi keempat dengan harga Rp16.900 per kilogram, serta Sumatera Utara di posisi kelima dengan harga Rp16.100 per kilogram.









