Porostimur.com, Jakarta — Masyarakat Suku Makayoa (Makeang–Kayoa) Maluku Utara yang berdomisili di wilayah Jabodetabek menggelar Musyawarah Besar (Mubes) pada Sabtu (24/5/2026) di kawasan Cibubur.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan, sekaligus menjadi ajang konsolidasi besar masyarakat Makayoa di tanah rantau. Sejumlah tokoh masyarakat, pemuda, mahasiswa, hingga keluarga besar Makayoa turut hadir dan terlibat aktif dalam forum tersebut.
Jalannya musyawarah dipandu oleh Iradat Ismail bersama Abdu RH Muhammad.
Dinamika Musyawarah dan Semangat Persaudaraan
Sejak awal forum, diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan terkait arah organisasi dan masa depan Makayoa di perantauan.
“Kita berkumpul untuk membicarakan bagaimana mengurus rumah besar ini supaya semua yang ada di dalamnya bisa hidup bersama dan bahagia bersama,” ujar Iradat.
Para peserta menekankan pentingnya menjadikan Makayoa sebagai “rumah besar” yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat Makeang–Kayoa tanpa sekat.
Sejumlah tokoh dan sesepuh juga mengingatkan pentingnya menjaga etika komunikasi dan menjunjung nilai persaudaraan dalam setiap perbedaan pendapat.
“Karena ini organisasi keluarga, semua persoalan harus diselesaikan secara baik dan arif. Jangan sampai perbedaan pendapat memecah persaudaraan,” ujar salah satu sesepuh.




