Porostimur.com, Sanana – Pemerintah Provinsi Maluku Utara mulai mendorong penguatan usaha nelayan di Kabupaten Kepulauan Sula tidak hanya melalui bantuan sarana melaut, tetapi juga dengan membuka akses permodalan dan memperhatikan kepastian pasar hasil tangkapan.
Langkah tersebut ditandai dengan penyaluran 45 unit mesin tempel motor laut berkapasitas 15 PK dan 20 PK kepada nelayan di Desa Bajo, Kecamatan Sanana Utara, Senin (10/8/2026).
Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Maluku Utara itu diharapkan dapat meningkatkan kemampuan operasional nelayan sekaligus mendorong produktivitas usaha perikanan masyarakat pesisir.
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, mengatakan masyarakat harus menjadi sasaran utama setiap kebijakan pembangunan pemerintah. Karena itu, bantuan yang diberikan kepada nelayan harus benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
“Masyarakat adalah sasaran utama pembangunan kita. Ketika masyarakat merasakan manfaat dari pembangunan, di situlah kehidupan bernegara. Kepentingan kita adalah rakyat sejahtera, rakyat makmur dan bahagia,” ujar Sarbin.
Menurutnya, persoalan nelayan tidak berhenti pada keterbatasan mesin, alat tangkap maupun fasilitas melaut. Akses permodalan juga menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian agar nelayan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan.









