Pejuang Muslim Ukraina: Rusia juga Adalah Musuh Kami

oleh -56 views
tentara muslim di ukraina. ©Middle East Eye/Supplied by Imam Yevhen Hlushchenko

Porostimur.com, Kyiv – “Saya hanya ingin membunuh tentara Rusia,” kata seorang pejuang muslim yang membela Ukraina dengan nama panggilan “Ninja”.

Ninja sudah berperang membela Ukraina melawan separatis Rusia sejak 2015. Dia berada di garis depan pertempuran pada musim panas lalu bersama unit militer Sektor Kanan, kelompok milisi ultranasionalis.

Tak ada hal lain yang paling ingin dilakukan Ninja selain pergi berperang, tapi dia punya masalah: visanya sudah kedaluwarsa.

“Ukraina mendeportasi saya. Begitulah cara pemerintahan mereka memperlakukan warga asing yang berperang demi mereka.”

Ukraina menjadi pusat ketegangan antara Moskow dan negara Barat sejak 2014 ketika demonstran menggulingkan presiden pro-Rusia di Ukraina. Rusia menanggapi dengan menyerang Krimea dan mendukung separatis pro-Rusia di sebelah timur Ukraina.

Baca Juga  Sekolah Citra Kasih Gelar Edukasi Literasi Digital, Lekransy: Generasi Muda Harus Cerdas dan Bertanggung Jawab

Dikutip dari laman Middle East Eye Januari lalu, ketika pertempuran terjadi, militer Ukraina masih kacau digerogoti korupsi dan bertahun-tahun diabaikan. Pasukan sukarelawan berperan cukup penting dalam melawan Rusia.

Kelompok seperti Sektor Kanan menarik minat para pejuang dari negara-negara bekas Uni Soviet. Mereka kebanyakan belum lama ikut berperang di sejumlah lokasi seperti Chechnya, Georgia, dan Nagorno-Karabakh.