Ahmad Salatin Tantang DPP LSM Baladaya Buka Bukti Investigasi Proyek Jalan Saleman–Wahai

oleh -31 Dilihat
Laporan DPP LSM Baladaya ke Mabes Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan penyimpangan proyek jalan Saleman–Besi–Wahai–Pasahari di Pulau Seram, Maluku, menuai tanggapan dari tokoh masyarakat Seram Utara, Ahmad Salatin.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat tanggapan dari Ketua Umum DPP LSM Baladaya, Izhar Ma’sum Rosadi, mengenai pertanyaan yang disampaikan Salatin. Penjelasan pihak Baladaya terkait proses investigasi, data pendukung laporan, dan tanggapan terhadap kritik tersebut masih diperlukan untuk memberikan gambaran yang berimbang.

Substansi dugaan penyimpangan proyek jalan Saleman–Besi–Wahai–Pasahari juga perlu diuji melalui dokumen proyek, pemeriksaan teknis, serta klarifikasi dari instansi terkait.

Kondisi jalan yang telah digunakan masyarakat tidak dengan sendirinya membuktikan seluruh aspek pekerjaan telah sesuai ketentuan. Sebaliknya, laporan dugaan penyimpangan juga tidak serta-merta membuktikan adanya pelanggaran sebelum didukung hasil pemeriksaan dan bukti yang sah.

Pada akhirnya, masyarakat Seram Utara membutuhkan kepastian mengenai kondisi proyek yang sebenarnya, bukan sekadar polemik antarpihak.

Salatin meminta agar dugaan penyimpangan dibuktikan melalui mekanisme hukum. Namun, apabila tudingan belum didukung fakta yang memadai, ia berharap semua pihak bersedia memberikan klarifikasi secara terbuka.

Baca Juga  Sassuolo Tahan AC Milan 1-1, Jay Idzes Absen karena Cedera

Publik kini menunggu penjelasan DPP LSM Baladaya mengenai kapan investigasi dilakukan, bukti apa yang dikumpulkan, dan apa dasar faktual laporan tersebut. Transparansi dan pemeriksaan yang objektif dinilai penting agar pengawasan pembangunan tetap berjalan secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai ketentuan hukum.

No More Posts Available.

No more pages to load.