Alat Tangkap Ikan Tradisional Huhate Maluku Utara Resmi Jadi Kekayaan Intelektual Komunal

oleh -163 views

Ia menjelaskan, pengetahuan tradisional adalah karya intelektual di bidang pengetahuan dan teknologi yang lahir, dikembangkan, serta dipelihara oleh komunitas tertentu sehingga menjadi identitas khas suatu daerah.

Identitas Maritim Maluku Utara

Budi juga mengajak seluruh elemen di Malut untuk bersinergi dalam menjaga dan mendaftarkan kekayaan intelektual komunal yang ada.

Potensi tersebut mencakup pengetahuan tradisional, ekspresi budaya, indikasi geografis, hingga indikasi asal.

“Pemerintah daerah, masyarakat, kampus, dan seluruh pihak harus bersama-sama melindungi kekayaan budaya kita. Pencatatan ini penting agar tidak diklaim oleh daerah lain dan bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal,” tambahnya.

Lebih dari sekadar alat tangkap, huhate adalah simbol kearifan lokal masyarakat Maluku Utara dalam menjaga keseimbangan laut. Keberadaannya kini diakui secara hukum, sejalan dengan upaya melestarikan sumber daya perikanan.

Baca Juga  Kajari Halsel Lantik Tiga Pejabat Baru, Tekankan Soliditas dan Inovasi Kinerja

Dengan pencatatan ini, huhate diharapkan semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat identitas budaya Maluku Utara sebagai daerah maritim yang kaya tradisi. (red)

No More Posts Available.

No more pages to load.