Anies Baswedan: Manusia “Aneh” yang Dibutuhkan Indonesia

oleh -839 views

Ya, postur moral, karakter, leadership, kecerdasan, dan jiwa legowo Anies tak dapat dilawan dengan jiwa kerdil, picik, dan culas. Lebih bijaksana kalau kita mengaguminya meskipun dengan perasaan malu.

Tapi Anies tidak membutuhkan rasa terima kasih kita padanya, yang membuat Jakarta terlihat lebih modern, indah, manusiawi, dan cerdas.

Toh, ia belum merasa cukup berbuat lebih baik untuk seluruh warganya. Masih banyak yang ingin ia lakukan. Kalaupun ada sesuatu yang dianggap berharga dari upayanya membangun Jakarta adalah cukup dengan mengapresiasi model pembangunan yang dilakukannya, yang mengintegrasikan aspek budaya, sosial, ekonomi, agama, manusia, dan politik global dalam setiap kebijakan yang diambilnya.

Ini belum pernah dilakukan gubernur DKI mana pun sepanjang sejarahnya. Bahkan, berkat karya dan beleidnya — termasuk dalam menangani covid-19 yang antisipatif dan cepat membuat ia kini lebih populer di mata komunitas internasional ketimbang Presiden Joko Widodo.

Anies memang seorang kosmopolitan, yang bahasanya yang terstruktur indah dalam menyampaikan pikiran dan gagasan bersifat universal, yang mudah difahami seluruh warga di planet ini. Ingat, bahasa mencerminkan kecerdasan. Bahasa yang belepotan, yang tentu saja melemahkan maksud yang ingin disampaikan, dengan sendirinya menunjukkan kualitas intelektualnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.