Pengamanan Seimbang dengan Pelayanan Humanis
Ricky juga mengingatkan agar penguatan pengamanan tetap berjalan seimbang dengan pelayanan yang humanis kepada warga binaan.
Menurutnya, pemenuhan hak-hak dasar warga binaan, khususnya hak beribadah dan layanan kunjungan sesuai ketentuan, harus tetap menjadi perhatian utama selama Nataru.
“Keamanan penting, tetapi pelayanan yang manusiawi juga tidak boleh diabaikan. Keduanya harus berjalan beriringan,” ujarnya.
UPT Pemasyarakatan Nyatakan Kesiapan
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Lapas Ambon Hendra Budiman menyatakan kesiapan jajarannya dengan memperkuat pengawasan serta pengaturan jadwal piket petugas selama Nataru.
Hal senada disampaikan Kepala Rutan Ambon Yudy Rizaldy yang menegaskan komitmen menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran layanan kunjungan.
Sementara itu, Kepala LPKA Ambon Kurniawan Wawondos menekankan pentingnya pendekatan pembinaan yang humanis bagi anak binaan selama perayaan hari besar keagamaan.
Kepala Bapas Ambon Ellen Risakotta dan Kepala LPP Ambon Nona Ahmad juga menyatakan kesiapan mendukung kelancaran tugas pemasyarakatan melalui penguatan koordinasi dan pengawasan klien pemasyarakatan.
Dari wilayah lainnya, para Kepala Lapas, Rutan, dan Bapas se-Maluku—di antaranya Lapas Piru, Saparua, Banda, Namlea, Wahai, Geser, Tual, Dobo, Saumlaki, Wonreli, serta Rutan Masohi—menyebut apel siaga sebagai momentum penting untuk memastikan kesiapan personel dan sarana pengamanan menghadapi Natal dan Tahun Baru 2025/2026.









