Arsenal memang berupaya mengantisipasi persoalan tersebut dengan memperdalam skuad. Hampir setiap posisi kini memiliki setidaknya dua pemain yang bisa dimainkan, bahkan beberapa sektor memiliki tiga opsi.
Kedatangan Bruno Guimaraes juga diharapkan memberikan dimensi baru dalam permainan Arsenal. Gelandang Brasil itu dinilai mampu membantu membongkar pertahanan lawan dan diharapkan membuat Martin Odegaard serta Max Dowman lebih efektif dalam membangun serangan.
Arsenal juga melakukan pembenahan di departemen medis. Perubahan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kebugaran pemain dan mengurangi persoalan cedera sepanjang musim.
Namun, tantangan Arsenal tidak hanya datang dari internal skuad. Para rival juga melakukan investasi besar untuk memperkuat tim.
Manchester City mendatangkan sejumlah gelandang top seperti Enzo Fernandez, Elliott Anderson, dan Ayyoub Bouaddi. Chelsea mendapatkan Morgan Rogers, sementara Liverpool merekrut Bradley Barcola.
Dengan persaingan yang semakin ketat, Arteta kini dituntut menemukan formula terbaik dari skuad yang tersedia.
Pertanyaannya, apakah kedalaman skuad dan kecerdikan taktik Arteta cukup untuk membawa Arsenal kembali bersaing di papan atas, setelah gagal mendatangkan penyerang top yang sejak awal mereka incar?









