Bagaimana Sejarah Tarawih Pertama Kali Dilaksanakan?

oleh -198 views

Salat Tarawih merupakan salah satu amalan sunnah yang paling dinanti setiap bulan Ramadan. Namun, tahukah Anda bahwa pada masa Rasulullah SAW, ibadah ini tidak dikenal dengan nama “Tarawih”?

Pada zaman Nabi Muhammad SAW, salat malam di bulan suci disebut dengan istilah Qiyam Ramadan. Hal ini merujuk pada keutamaan besar bagi mereka yang menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah.

Menukil dari buku Al Wajiz fi Fiqh As-Sunnah Sayyid Sabiq oleh Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al Faifi, hukum pelaksanaan ibadah ini adalah sunnah. Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa mendirikan salat malam di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala (dari Allah), niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR Al Jamaah)

Menurut Shabri Shaleh Anwar dalam bukunya Tuntunan Shalat Sunnah Tarawih, Nabi Muhammad SAW pertama kali mengerjakan salat ini di Masjid Nabawi pada tanggal 23 Ramadan tahun kedua Hijriyah.

Baca Juga  Sekjen Golkar Imbau Kader Tahan Diri Usai Tewasnya Nus Kei

Menariknya, Rasulullah SAW tidak selalu mengerjakannya di masjid. Dalam riwayat Bukhari dan Muslim yang dikutip dari kitab Bulughul Maram karya Al Hafiz Ibnu Hajar Al Asqalani Edisi Indonesia terbitan Shahih, diceritakan bahwa Nabi SAW sempat mengimami jamaah selama dua malam berturut-turut. Namun, pada malam ketiga dan keempat, saat masjid semakin sesak, Nabi SAW justru tidak keluar menemui mereka.

No More Posts Available.

No more pages to load.