Soroti Ketidakpastian dan Pelayanan yang Kurang Responsif
Wali Kota Bodewin juga tidak menutup mata terhadap berbagai keluhan warga yang masih menghadapi pelayanan yang tidak pasti dan kurang manusiawi.
Ia mencontohkan, ada warga yang menunggu pelayanan dari pagi hingga siang tanpa penjelasan dari petugas. Menurutnya, hal seperti ini tidak bisa dibiarkan terus terjadi.
“Jangan biarkan warga menunggu dari jam 8 pagi hingga jam 2 siang tanpa kepastian. Hal-hal seperti ini harus dibenahi, agar pelayanan lebih manusiawi,” ujarnya dengan nada serius.
Dengan pengawasan yang diperketat melalui teknologi dan evaluasi yang cepat terhadap keluhan warga, Wali Kota berharap ada perubahan nyata dalam kualitas layanan publik.
Menuju Pelayanan yang Lebih Terbuka dan Terarah
Bodewin menegaskan bahwa modernisasi sistem pengawasan ini akan menjadi alat bantu penting untuk menyusun pola pelayanan yang lebih terbuka, cepat, dan terarah, serta mendorong petugas di lapangan lebih bertanggung jawab atas tugasnya.
Ia juga menambahkan, komunikasi antara warga dan pemerintah harus terus diperkuat agar kebijakan yang dibuat benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ini era keterbukaan. Kita harus berani berubah dan memperbaiki diri. Jangan lagi ada kesan pemerintah jauh dari rakyatnya,” pungkasnya.
Langkah-langkah ini menjadi bagian dari upaya serius Pemkot Ambon dalam membangun birokrasi yang lebih profesional, humanis, dan adaptif terhadap tuntutan zaman. (red/mcambon)









