Porostimur.com, Ternate — Kasus dugaan penipuan berkedok calo TNI kembali mencuat di Maluku Utara. Seorang pria bernama Abdul Azis dilaporkan telah memeras dan menipu seorang calon Bintara TNI, Hardianto Sonarto, dengan modus menjanjikan kelulusan dalam seleksi Bintara PK TNI Gelombang II TA 2025.
Janji Kelulusan dan Klaim Dekat dengan Para Jenderal
Kasus ini bermula ketika Hardianto mengikuti seleksi di Korem 152/Babullah. Orang tua Hardianto mengungkapkan bahwa Abdul Azis meyakinkan mereka bahwa ia memiliki kedekatan dengan sejumlah jenderal TNI, sehingga bisa membantu meloloskan Hardianto.
“Dia bilang sangat dekat dengan jenderal-jenderal, jadi bisa loloskan anak kami. Karena percaya, kami ikut semua permintaannya. Namun pada saat seleksi, anak kami justru jatuh pada tes jasmani di Korem 152/ Babullah,” ujar orang tua korban.
Kepercayaan keluarga semakin bertambah karena pelaku menggunakan foto profil bersama Kapolda Maluku Utara, serta sering mengirim foto dirinya dengan para jenderal TNI di dalam ruangan kerja pejabat.
Awal Perkenalan dan Modus Pelaku
Awal perkenalan terjadi ketika Hardianto mengikuti tahapan tes TNI di Ternate. Saat itu, Hardianto sempat bekerja dengan pelaku di Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Daerah Maluku Utara, dan dari sinilah tawaran “jalur khusus” menjadi anggota TNI mulai disampaikan oleh Abdul Azis.









