Porostimur.com, Langgur – Umumnya Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) dilakukan di dalam ruangan gedung sekolah dengan koneksi internet yang mumpuni dan ditunjang fasilitas yang layak.
Namun hal tersebut tidak berlaku bagi guru dan siswa SMP Negeri Satu Atap Mun, Kei Besar Utara Barat, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Sulitnya jaringan internet membuat para guru dan siswa di wilayah tersebut terpaksa mengikuti ANBK di rumah kebun milik warga setempat.
Hal ini terungkap lewat unggahan media sosial facebook, milik salah satu guru muda bernama Julie Matrurbongs pada, Rabu, 20 September 202, dengan caption “Internet connection, Where r u? Asesmen Nasional 2023.
SMP Negeri Satu Atap Mun, Kei Besar Utara Barat.
“Semoga pemerataan Jaringan internet disegerakan, agar kami tidak lagi berjalan cukup jauh di perbukitan atau di pantai-pantai hanya untuk mencicipi Jaringan internet, agar anak anak ini juga bisa belajar dan melihat dunia lain. 3T Story. Semoga Berkah
Mun, Kebun Warga 20 September 2023 #asesmennasional #asesmennasional2023 #kemendikbudristek #nadimmakarim”.
Dalam unggahan tersebut nampak para siswa
berteduh di bawah pondok kebun milik warga, di mana terlihat belasan siswa telaten menghadap laptop masing-masing sambil mendengar arahan dari para guru yang berjumlah sekitar tujuh orang.










