Bertemu Wamen Viva Yoga, Bupati Buru Selatan Dorong Kawasan Transmigrasi Nelayan

oleh -48 views

“Kami ingin memastikan masyarakat lokal mendukung program ini, sehingga kedatangan transmigran dapat diterima dengan baik,” kata La Hamidi.

Transmigran Lokal dan Luar Pulau

Rencana awal akan menampung 3.000 kepala keluarga, dengan komposisi 60 persen transmigran lokal dan 40 persen dari luar pulau (trans karya nusa).

Wakil Menteri Viva Yoga menyambut baik inisiatif ini, menegaskan program ini menambah daftar kabupaten yang ingin membuka kawasan transmigrasi.

Kementerian Transmigrasi memiliki pengalaman mengirim transmigran nelayan, misalnya di Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, pada 2017.

Program tersebut terbukti meningkatkan kesejahteraan peserta. Saat ini, calon transmigran sedang dilatih di balai-balai transmigrasi di Yogyakarta dan Pekanbaru, dengan rencana keberangkatan pada Desember 2025.

Baca Juga  Wali Kota Ambon Soroti Dukungan Warga untuk Timnas Belanda, Kaitkan dengan Diaspora Maluku

Viva Yoga menekankan bahwa pembukaan kawasan transmigrasi harus memenuhi persyaratan, termasuk Rencana Kawasan Transmigrasi (RKT).

Bupati La Hamidi menilai potensi Buru Selatan menjadi modal utama untuk mensejahterakan masyarakat dan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah kepulauan itu.

“Kawasan transmigrasi ini bukan hanya tentang penempatan penduduk, tapi juga sebagai upaya mengoptimalkan potensi lokal untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas La Hamidi. (Red)

No More Posts Available.

No more pages to load.