Porostimur.com | Ambon: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan siap mendukung Pemerintah Provinsi Maluku meningkatkan mitigasi guna mengantisipasi skenario terburuk akan potensi terjadinya gempa bumi dan tsunami di sebagian besar wilayah tersebut. Saat ini, BMKG sendiri memiliki 11 stasiun di berbagai wilayah di Kepulauan Maluku yang siap mendukung dan bersiaga penuh.
“Selain meningkatkan literasi bencana untuk masyarakat, tentu saja dengan mempersiapkan jalur-jalur evakuasi beserta rambu ke daerah yang dianggap aman, terutama di ketinggian,” ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam keterangannya, Jumat (3/9/2021).
Selain itu, pemerintah daerah juga perlu mempersiapkan tempat evakuasi yang layak dan memadai untuk menampung pengungsi manakala bencana gempa dan tsunami menerjang Maluku.
Dalam kunjungannya ke Maluku, Dwikorita bersama kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, kepala Balai Besar BMKG Wilayah 4, koordintor provinsi dan beberapa kepala Stasiun BMKG di Provinsi Maluku, didampingi kepala BPBD Provinsi Maluku, kepala BPBD Kota Ambon, pakar gempa dan tsunami Universitas Pattimura serta peneliti Oceanografi LIPI, menyusuri zona bahaya bencana dan mengecek jalur-jalur evakuasi di Pantai Waskita, Tanjung Marthafons, dan Waihaong. Dwikorita beserta tim juga melakukan simulasi perhitungan waktu dan menentukan titik kumpul aman serta evakuasi jika terjadi bencana gempa dan tsunami.




