Porostimur.com, Ambon – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca maritim untuk wilayah Maluku. Peringatan ini berlaku mulai 30 November hingga 3 Desember 2025, berdasarkan hasil analisis kondisi sinoptik terbaru di sejumlah perairan di Maluku.
Angin Menguat hingga 30 Knot
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon Dewi Rahmadhani M., mengatakan pola angin di wilayah Maluku pada periode ini bergerak dari Barat Daya hingga Barat, dengan kecepatan rata-rata 08–15 knot.
“Kecepatan angin maksimum diperkirakan dapat mencapai 30 knot di beberapa wilayah perairan, seperti Perairan Selatan Pulau Buru, Perairan Ambon–Lease, Perairan Utara Maluku Tengah, Perairan Seram Timur, Perairan Kai, dan Perairan Aru,” ujarnya dalam rilis yang diterima RRI, Minggu (30/11/2025).
Menurut BMKG, kondisi angin yang menguat ini menjadi pemicu utama tingginya gelombang di beberapa wilayah pesisir Maluku.
Gelombang Capai 2,5 Meter di Sejumlah Perairan
BMKG menyebutkan potensi gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di sejumlah wilayah, antara lain:
- Perairan Kepulauan Sermata–Leti
- Perairan Selatan Kepulauan Aru
- Laut Arafuru bagian barat dan tengah
- Perairan Timur Kepulauan Tanimbar
Gelombang dengan tinggi tersebut dinilai cukup berbahaya, terutama bagi perahu nelayan, kapal tongkang, serta kapal ukuran kecil yang beroperasi di wilayah terdampak.










