Namun sejarah juga menunjukkan bahwa di balik sorak-sorai stadion, sering kali terdapat cerita yang lebih kompleks tentang kekuasaan, ekonomi, dan legitimasi sosial. Dan di Maluku Utara, kisah itu masih terus berjalan.
Seperti bola yang terus menggelinding di lapangan, relasi antara sepak bola, tambang, dan kekuasaan di daerah ini belum mencapai titik akhir. Publik masih menunggu jawaban yang lebih jelas—bukan hanya tentang siapa yang menang di stadion, tetapi juga tentang siapa yang sebenarnya bermain di balik layar.(Tim)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com










