Sementara itu, Wakil Ketua II Bidang Distribusi Baznas Halmahera Barat Abdul Halil Haji Said, menjelaskan bahwa berbagai bantuan telah disalurkan kepada penerima manfaat, termasuk paket sembako yang berisi beras 5 kilogram, gula, teh, dan minyak goreng.
“Setiap tahun, kami menyalurkan bantuan dari lima program utama, seperti kesehatan, pendidikan, dan usaha mikro dengan bantuan berkisar antara Rp3 juta hingga Rp5 juta. Tahun ini, bantuan usaha mikro diberikan kepada 100 penerima,” ujarnya.
Abdul Halil juga menambahkan bahwa pendataan penerima zakat dilakukan melalui masjid-masjid dan desa-desa dengan sistem kerja sama, sehingga bantuan tepat sasaran.
“Anggaran zakat yang kami kelola saat ini berasal dari ASN, meski secara vertikal, seperti dari TNI/Polri, belum sepenuhnya terhimpun. Saat ini, dana zakat, infak, dan sedekah yang terkumpul mencapai sekitar Rp2 miliar dan akan terus kami alokasikan sesuai kebutuhan,” pungkasnya. (*)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News










