Cita tak ingin masyarakat menilai dirinya ikut menikmati dana korupsi bantuan sosial untuk menagani Covid-19.
“Karena masalah ini kan masalahnya udah bansos. Takutnya dipikirnya Cita tahu gitu. Cita sebenarnya tidak tahu. Tahunya setelah itu dan syok,” ungkapnya.
“Memang aku nggak berkomentar waktu itu takutnya jadi polemik juga, jadi kayak orang membacanya aneh-aneh padahal aku di sana profesional kerja,” lanjut Cita.
Ia juga membantah jika dirinya menerima uang sebesar Rp 150 juta untuk penampilannya.
Cita Citata mengaku kontrak dalam setiap penampilannya tak mencapai ratusan juta.
Uang sebesar itu dibayarkan pihak Kemensos karena menggunakan perantara EO dan agency yang menghubungi Cita Citata.
Cita menjelaskan bahwa uang yang ia terima bukanlah langsung dari pihak Kemensos melainkan dari agency yang mengontaknya.
“Nggak tahu ya kalau lets say dia bayarnya ke orang segitu (Rp 150 juta). Nggak tahu,” katanya.
“Kan kalau misalkan manggil kita harus ada agency juga. Lalu kemudian nanti kepalanya banyak, itukan biasalah kalau gitu, ada uang-uang kasih berapa gitu,” tutur Cita Citata.
Cita Citata mengatakan bahwa kontraknya sekali manggung tidak mencapai ratusan juta
“Cuma kan kayak gitu nggak tertuang di kontrak. Biasanya kontraknya, kalau kontrakku nggak sampai ratusan. Nggak,” jelasnya.









