Dianggap Suarakan Papua, Veronica Koman Terima Penghargaan HAM di Australia

oleh -29 views

Porostimur.com | Sydney: Veronica Koman telah menerima penghargaan ‘Sir Ronald Wilson Human Rights Award’ karena keberaniannya mengungkap pelanggaran hak asasi manusia di Papua dan Papua Barat.

Penghargaan kepada Veronica diberikan oleh Australian Council for International Development (ACFID), Rabu (23/10) di kota Sydney.

“Khususnya belasan orang yang tewas di tangan pasukan keamanan dan 22 tahanan politik yang dituduh melakukan pengkhianatan.”

Veronica juga mengucapkan terima kasih kepada rakyat Papua yang telah “mengubah kehidupannya” dan ia mengatakan suara mereka tidak akan lagi teredam di dunia internasional.

Perempuan kelahiran Medan 14 Juni 1988 ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jawa Timur karena dianggap menyebarkan hoaks dan bersikap provokatif.

Baca Juga  Satgas TMMD ke-127 Percepat Pembangunan RTLH di Desa Longgar Apara

Meski telah dijadikan tersangka, Veronica terus melaporkan tindak kekerasan yang terjadi di Papua dan Papua Barat, termasuk mengunggah video penemuan mayat-mayat di Nduga, Papua Barat yang menurutnya “diduga ditembak TNI” pada 20 September lalu.

ACFID menganggap Veronica telah mengorbankan dirinya sendiri untuk terus melaporkan pelanggaran hak asasi di Papua, meski mendapat ancaman dan intimidasi.

Baca Juga  BPKP Maluku Supervisi dan Monitoring Koperasi Desa Merah Putih di Tual

“Penghargaan ini mewakili kekuatan dan keberanian semua orang yang telah membela hak asasi orang Papua Barat,” ujar Marc Purcell, Direktur Eksekutif ACFID.