Porostimur.com, Labuha – Sebuah pemberitaan kontroversial dari situs Madodara.com berbuntut panjang. Dua warga Halmahera Selatan, Husni Saban dan Risman Lamitira, resmi melaporkan media tersebut ke Polres Halmahera Selatan pada Sabtu (19/7/2025).
Keduanya menuding situs tersebut menyebarkan berita bohong dan mencemarkan nama baik, dengan mengaitkan nama mereka sebagai aktor di balik renggangnya hubungan Bupati Bassam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Muchsin.
Dalam artikel yang dipersoalkan, Husni dan Risman disebut sebagai “biang kerok” konflik di lingkaran pimpinan daerah. Menanggapi tudingan itu, mereka menunjuk Fardi Tolangara, S.H., sebagai kuasa hukum untuk mengambil langkah hukum.
“Pemberitaan ini tidak melalui proses konfirmasi atau klarifikasi. Bahkan, box redaksi tidak mencantumkan identitas wartawan, redaktur, atau kontak resmi. Ini sangat mencurigakan,” ujar Fardi kepada wartawan.
Tak Punya Legalitas, Produk Jurnalistiknya Dipertanyakan
Menurut Fardi, dugaan tidak adanya badan hukum dan penanggung jawab di media tersebut merupakan indikasi pelanggaran serius terhadap etika dan hukum pers. Selain melaporkan ke polisi, pihaknya juga mengajukan pengaduan ke Dewan Pers untuk menelusuri keabsahan legal dan administratif Madodara.com.









