Donci For Mama

oleh -212 views

“Penderitaan” bahkan terus dirasakan saat kuliah dan bekerja. Karena telah menikah dan akan punya anak, Ji-young tak mendapat promosi. Aturan kerja menuntut produktifitas total dan itu wilayah laki laki. Hebatnya, Ia tak marah atau protes sana sini. Semua dijalani apa adanya. Dalam novel maupun film, batas antara laki laki dan perempuan dalam kehidupan Korea sangat jelas. Diskriminasi jadi cermin yang setia memantul. Selalu menekan perempuan. Makanya novel ini direspons negatif. Para laki laki merasa ditelanjangi. Mereka lalu membuat novel baru – Kim Ji-hoon 1990 – untuk menegaskan bahwa mereka juga jadi korban diskriminasi.

Saya membayangkan Ji-young pasti tak akan menderita jika hidup di tanah Maluku. Kosmologi orang Maluku sangat menghormati perempuan. Apalagi jika statusnya sudah menjadi “Mama”. Antropolog Maluku, Rudi Rahabeat menyebut penghormatan itu dibumikan dalam nama benda atau penunjuk yang menandakan perempuan adalah “terhormat”. Pulau Seram yang merupakan pulau terbesar di wilayah Maluku dinamakan Nusa Ina (Ina sama dengan perempuan). Dalam interaksi budaya lokal, penghormatan terhadap “mama” diabadikan dalam lagu. Jika punya koleksi lagu-lagu Ambon sebanyak 100 lagu, setengah dari jumlah itu pasti adalah lagu-lagu yang bercerita tentang “mama”. Ada romantisme yang dipelihara dalam lirik dan musik.