Porostimur.com, Ambon — Masalah genangan air di Kota Ambon kembali menjadi sorotan publik setelah surat terbuka dari Dr. Ferad Puturuhu, Dosen Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (Unpatti) sekaligus Koordinator Program Studi Ilmu Tanah, viral di media sosial.
Dalam unggahannya di akun Facebook pribadi, Puturuhu menyoroti titik-titik rawan genangan seperti kawasan AY Patty dan Sam Ratulangi. Ia menandai sejumlah pihak terkait, termasuk Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Ambon, Ronald H. Lekransy, sebagai bentuk ajakan dialog publik.
Surat terbuka ini ramai dibagikan warganet, menunjukkan bahwa isu drainase dan genangan masih menjadi persoalan nyata bagi masyarakat.
Pemkot Ambon Merespons dengan Apresiasi dan Dukungan Teknis
Menanggapi surat terbuka itu, Ronald H. Lekransy menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian Puturuhu.
“Selamat pagi Pak Doktor Ferad Puturuhu, terima kasih banyak selalu menjadi bagian dari Pemerintah Kota Ambon menjawab isu–isu strategis kota ini. Secara pribadi, apresiasi untuk Pak Doktor dan semua yang menunjukkan kepedulian dan mau berjalan bersama Pemerintah,” ujarnya.
Lekransy mengakui bahwa beberapa gagasan teknis yang disampaikan Puturuhu sejalan dengan langkah-langkah Pemkot dalam mengatasi genangan di AY Patty, Sam Ratulangi, dan titik-titik lain yang terdampak hujan sedang hingga lebat. Menurutnya, kondisi tersebut memang menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.









