Porostimur.com | Sanana: Aktivis mahasiswa yang juga warga Mangoli Utara, Raski Soamole mendesak Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara, Dapil V, khususnya Kepulauan Sula, agar segera menyurakan perbaikan jalan penghubung antara Falabisahaya, Ibukota Kecamatan Mangoli Utara dan Sofa Ibukota Kecamatan Mangoli Barat.
Pasalnya ruas jalan tersebut kini dalam kondisi rusak parah dan membahayakan para pengguna jalan.
Kepada wartawan, Ahad (14/3/2021), Raski mengatakan, Mangoli Utara dan Mangoli Barat seakan tidak termasuk dalam dalam ruang lingkup pemerintahan Kabupaten Kepulauan Sula.
Kedua kecamatan yang ada di ujung Pulau Mangole itu jarang mendapat perhatian dan seolah menjadi anak tiri yang cenderung diabaikan dalam setiap program pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula.
“Jalan dari Desa Falabisahaya, Kecamatan Mangoli Utara ke Desa Dofa, Kecamatan Mangoli Barat tak dipedulikan oleh pemerintah. Baik itu pemerintah Provinsi Maluku Utara maupun pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula,” kata Raski.
Padahal, lanjut Raski, anggota DPR D Propinsi Maluku Utara, Dapil V, kususnya perwakilan kepulauan Sula, terus mengalami pergantian namun sampai saat ini tidak ada satupun yang mau menyuarakannya pembangunan jalan di dua kecamatan tersebut.











