Forum Rektor Muhammadiyah-Aisyiyah Minta Presiden Kedepankan Etika Terkait Pemilu 2024

oleh -185 views
Ketua Umum Forum Rektor PTMA, Prof. Gunawan Budiyanto saat membacakan pernyataan sikap PTMA terkait Pemilu 2024, Jumat (2/2/2024). (Pradito Rida Pertana/detikJogja)

Porostimur.com, Yogyakarta – Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) mengeluarkan pernyataan sikap jelang Pemilu 2024. Salah satu poinnya, mereka meminta presiden hingga kepala daerah bersikap proporsional dengan mengedepankan etika selama proses pemilu.

Ketua Umum Forum Rektor PTMA, Prof Gunawan Budiyanto, mengatakan menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, rakyat Indonesia disajikan berbagai perilaku elite politik yang tuna etika dan jauh dari nilai-nilai keadaban luhur. Hal itu membuat proses demokrasi yang sudah dibangun sejak 25 tahun lalu kini berjalan dengan penyimpangan yang tidak lagi sesuai dengan cita-cita luhur kemerdekaan Indonesia.

“Kelompok kritis dan oposisi pun disingkirkan satu per satu dengan menggunakan produk hukum bernama UU ITE dan KUHP, praktik kebebasan sipil dikebiri atas dalih stabilitas, KPK pun diperlemah melalui revisi UU KPK,” kata Gunawan di Kampus UMY, Jumat (2/2/2024).

Baca Juga  PT JAS Setuju Bayar Kompensasi Rp4,7 Miliar untuk Petani Rumput Laut Fayaul

“Proses pembuatan sejumlah kebijakan dilaksanakan tanpa melibatkan publik secara luas seperti yang terjadi pada UU Omnibus Law Cipta Kerja, UU Omnibus Law Kesehatan, dan UU Ibu Kota Negara (IKN),” sambung dia.

Gunawan mengatakan 14 Februari 2024 harus menjadi momentum untuk melakukan kontrak politik baru antara rakyat dengan calon pemimpin atau elite politik baru. Caranya, dengan memilih calon pemimpin yang diyakini akan mampu membawa Indonesia menjadi negara yang bermartabat.

No More Posts Available.

No more pages to load.