Gelar Rakernas, PAN Siap Calonkan Kaders di Pilpres 2024

oleh -44 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Partai Amanat Nasional (PAN) menggelar Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Ke-II pada Selasa (31/8/2021).

Acara Rakernas PAN ke-II digelar di Manise Hotel, Jln W.R Supratman No.1 Uriteru, Kota Ambon. Rakernas digelar secara terbatas dimana sebagian besar diikuti secara virtual.

Ketua Wilayah PAN Maluku, Wahid Laitupa mengatakan terkait koalisi, seluruh partai koalisi pendukung Jokowi se-Indonesia mendukung untuk kegiatan koalisi bersama pemerintah, alhamdulillah berjalan dengan baik.

“Kami juga di Rakernas memutuskan untuk jika memungkinkan PAN harus menjadi calon presiden atau wakil presiden,” ujar Laitupa kepada Wartawan Porostimur.com di Ambon, Selasa (31/8/2021).

Laitupa juga menjelaskan alasan bergabung dengan pemerintahan Jokowi, karena kami berkoalisi Pemerintah bukan cuma baru sekali ini, sudah dari dulu kami memang berkoalisi ke pemerintah, cuma karena kemarin pada saat 2019 Pilpres itu kita kebetulan tidak mengusung pak Jokowi sejak kita keluar dari kabinetnya, tapi sebetulnya kami dari awal sudah berkoalisi.

Baca Juga  Polisi Bekuk 2 Bandar Sabu di Kota Ambon

“Dan sekarang kami harus kembali berkoalisi lagi, untuk apa? Untuk kemudian sebagai MPR-RI keadilan yang berkoalisi bukan untuk kepentingan aja, tetapi untuk kemudian memberikan gagasan-gagasan baru untuk bersama-sama dengan pemerintah membangun bangsa dan negara ke depan,” jelasnya.

Laitupa bilang, tentu apapun harapannya masyarakat PAN ingin punya gagasan-gagasan untuk kepentingan masyarakat secara umum dalam hal ini bangsa dan negara, sehingga tanpa kita berkoalisipun.

“Saya kira, kebijakan-kebijakan yang ada pada PAN tidak bisa mampu terimplementasi dengan baik, sehingga mudah-mudahan dengan koalisi ini, insha Allah kami bersama pemerintah dengan kebijakan dan gagasan-gagasan yang kami miliki, kami bisa mendorong Pemerintah untuk bisa ditindaklanjuti untuk kepentingan masyarakat bangsa dan negara,” terang Ketua Wilayah.

Ketika disinggung terkait calon presiden dan wakil presiden yang di usung oleh PAN sendiri, Laitupa menjawab, belum ada. Yang jelasnya antara presiden atau wakil presiden akan didorong oleh Rakernas untuk menjadi pertimbangan DPP Untuk kepentingan Pilpres 2024 nanti.

Baca Juga  Hadapi money politic, Bawaslu siap kuda-kuda

“Ada satu lagi rekomendasi yang ketiga yang hari ini PAN sudah merekomendasikan untuk Organisasi Perempuan Amanat Nasional (PUAN) untuk menjadi portum PAN se-Indonesia.” pungkasnya.

Sementara itu Sekretaris Wilayah PAN Maluku, Abdul Rauf Latulumamina, juga menjelaskan, salah satu yang penting adalah yang diputuskan yaitu tentang kontribusi untuk pembiayaan saksi, itu yang tadi diputuskan.

“PAN ini sebetulnya selama ini PAN berada pada garis tengah, tidak berada pada posisi yang UP-posisi atau yang ekstrem,” ungkap Latulumamina.

Dia menambahkan, PAN ini juga dari dulu selalu mengambil posisi jalan tengah sehingga PAN merasa bahwa kalau diluar pemerintahan itu tidak bisa memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat, “mau lakukan apa terhadap masyarakat kalau tidak terlibat dalam pemerintahan, sehingga PAN memang mau bergabung dalam pemerintah, supaya memberikan bakti kepada Masyarakat, mau kerja apa kalau tidak bergabung dengan pemerintahan,” jelasnya.

Baca Juga  Polres Kepulauan Sula Mulai Jual "Madusula dan Kenalsiswa"

Tadi dilihat dari hasil pembahasan rekomendasi tadi, memang kita putuskan tadi untuk bergabung dengan perintah untuk dalam rangka bisa bermanfaat untuk masyarakat, bisa berbuat positif kepada masyarakat.

“Jadi berbuat kepada masyarakat itu tentu bersinergi dengan simpati masyarakat, kalau PAN terlibat dengan pemerintahan dan bisa meberikan kontribusi otomatis masyarakat pasti suka,” tuturnya.

Targetnya Memangnya selama ini setiap raker NAS itu menaikkan angka di atas 2 digit. Jadi misalkan kemarin kita 6, sekian % kita berupaya sehingga 8, sekian% itu selalu seperti itu.

“Ada satu hal tadi diingatkan dalam Rakernas terkait dengan hasil survei hasil survei PAN selama ini semua lembaga survei itu selalu memposisikan PAN di angka satu koma.” tandasnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.