Gempa Beruntun Guncang Namlea Sabtu Tengah Malam, Warga Panik

oleh -79 views
Link Banner

Porostimur.com | Namlea: Gempa bumi beruntun mengguncang Namlea, Kabupaten Pulau Buru, Provinsi Maluku, Sabtu (2311/2019) tengah malam. Tercatat, terjadi dua kali gempa dengan kekuatan magnitudo 4.8 dan 3.2 dalam rentang waktu satu jam, yakni pada pukul 24:14:34 WIT dan pada pukul 24:35:33 WIT.

Guncangan gempa yang terasa di Kota Namlea dan sekitarnya dilaporkan menyebabkan kepanikan masyarakat. Namun dipastikan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Hasil analisis BMKG, gempa pertama terjadi pukul pukul 24:14:34 WIT dengan magnitudo 4,8. Episenter terletak pada titik koordinat 2.85 LS, 127.37 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 94 km arah Kota Piru Seram Bagian Barat, atau 55 km Timur Laut Namlea, pada kedalaman 10 km. Dirasakan (MMI) III Namlea

Baca Juga  Lewerissa: GBHN Hilang, Arah Kebijakan Pembangunan Oleh Lembaga Negara Tidak Sinkron

Selang beberapa menit kemudian, yakni pada pukul 24:35:33 WIT, gempa kedua kembali mengguncang berkekuatan magnitudo 3.2 dengan lokasi 2.96 LS, 127.18 BT, tepatnya 35 km Timur Laut Namlea, pada kedalaman 10 km dan 88 km Timur Airbuaya. Dirasakan (MMI) II-III Namlea

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar lokal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan mendatar (Strike Slip).

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Hasil permodelan menunjukkan gempa yang terjadi tidak berpotensi tsunami. (red/ima)

Baca Juga  Beringan Mulai Goyah di Pilkada Buru Selatan

Berikut ini doa ketika gempa:

“Allahumma inniasaluka khairaha wa khaira ma fiha, wa khaira ma arsalta bihi, wa a’udzubika min syarriha, wa syarri ma fi ha wa syarri ma arsalta bihi.”

Terjemahan doa

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ke hadirat-Mu kebaikan atas apa yang terjadi, dan kebaikan apa yang di dalamnya, dan kebaikan atas apa yang Engkau kirimkan dengan kejadian ini. Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan atas apa yang terjadi, dan keburukan atas apa yang terjadi di dalamnya, dan aku juga memohon perlindungan kepada-Mu atas apa-apa yang Engkau kirimkan.”