Golkar Maluku Terapkan “Tradisi Kekuasaan” di Musda, Prioritaskan Kader yang Pegang Jabatan Strategis

oleh -307 views
Wakil Ketua Koordinator Bidang Fungsi Kebijakan Publik 1, Rohalim Boy Sangadji, mengatakan bahwa langkah tersebut bukan sekadar kebetulan, melainkan bagian dari sejarah panjang dan strategi politik Golkar yang telah teruji.

Ia menambahkan, keterkaitan langsung antara struktur partai dan kekuasaan politik akan mempermudah proses pengambilan keputusan serta memperkuat peran Golkar dalam mengawal kebijakan publik di daerah.

Minimalkan Konflik Internal

Selain memperkuat posisi politik, kebijakan ini juga diyakini dapat meminimalisir potensi konflik internal dalam pelaksanaan musda. Dengan kriteria kepemimpinan yang jelas, proses pemilihan ketua DPD II diharapkan berjalan lebih terarah dan tidak menimbulkan gesekan berkepanjangan.

“Kalau parameternya jelas, maka proses musda bisa lebih terukur dan tidak memicu konflik internal yang berlarut-larut,” kata Rohalim.

Meski demikian, Golkar Maluku tetap membuka ruang bagi kader lain untuk berkembang. Kaderisasi, kata dia, tetap menjadi prioritas agar ke depan lahir figur-figur baru yang mampu bersaing dan mengisi posisi strategis.

“Ini bukan menutup ruang bagi kader lain, tetapi justru menjadi motivasi agar kader Golkar terus meningkatkan kapasitas dan elektabilitasnya di tengah masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga  Sebut Dipaksa Ubah Sikap soal PSN, Keluarga Ungkap Dugaan Intimidasi terhadap Mama Yasinta

Dengan strategi tersebut, DPD I Golkar Maluku optimistis mampu memperkuat basis politik di daerah sekaligus mengembalikan kejayaan partai pada berbagai kontestasi politik mendatang.

(Keket)

Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com

No More Posts Available.

No more pages to load.