Greenpeace: Semua Klaim Jokowi Saat Pidato di COP26 Omong Kosong!

oleh -67 views

Sementara itu terpisah, dalam keterangan resminya, Direktur Eksekutif Yayasan Madani Berkelanjutan Nadia Hadad meminta setelah pidato di hadapan para pemimpin dunia saat COP26, Jokowi harus menunjukkan langkah-langkah yang tegas agar target itu tercapai.

“Oleh karena itu, Presiden Jokowi harus tegas mengeluarkan kebijakan pembangunan – termasuk pemulihan ekonomi nasional – yang konsisten dengan agenda net sink FOLU dan tujuan untuk mengakhiri deforestasi pada 2030. Melindungi seluruh bentang hutan alam dan ekosistem gambut tersisa akan membantu Indonesia mencapai aspirasi tersebut. Saat ini masih ada 9,6 juta hektare bentang hutan alam tersisa yang belum terlindungi kebijakan penghentian pemberian izin baru dan oleh karenanya bisa terancam,” kata Nadia.

Baca Juga  Wamendagri Dorong Pemda Maluku Optimalkan Potensi Maritim untuk Pertumbuhan Ekonomi

“Selain itu, Presiden harus mendorong pengesahan RUU Masyarakat Adat untuk melindungi hak masyarakat adat yang berada di garis depan perlindungan hutan alam tersisa, juga mengakselerasi dan memperkuat perhutanan sosial yang berpotensi berkontribusi hingga 34,6% terhadap target NDC dari pengurangan deforestasi,” imbuhnya.

Dalam pidato di hadapan kepala-kepala pemerintah dunia pada COP26 itu Jokowi memamerkan sederet prestasi Indonesia dalam mencegah perubahan iklim yang memburuk.