Hampir Semua Surat Suara di TPS 08 Kelurahan Tabona Ternate Tidak Diteken Ketua KPPS

oleh -66 views
Saksi dari Pemohon yang juga saksi mandat Partai NasDem saat rekapitulasi tingkat Kecamatan Ternate Selatan, Djasman Abubakar saat memberi keterangan pada sidang Mendengarkan Keterangan Saksi/Ahli PHPU Pileg Maluku Utara pada Rabu (29/05) di Ruang Sidang Panel 2, Gedung 2 MK. Foto Humas/Teguh

Porostimur.com, Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang pemeriksaan lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang dimohonkan Partai NasDem dalam Perkara Nomor 01-01-05-32/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024. Agenda sidang yaitu mendengarkan keterangan saksi/ahli.

Saksi dari Pemohon yang juga saksi mandat Partai NasDem saat rekapitulasi tingkat Kecamatan Ternate Selatan, Djasman Abubakar, mengatakan hampir semua surat suara di TPS 08 Kelurahan Tabona tidak ditandatangani Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sehingga dinyatakan tidak sah.

“Pada saat itu, hampir semua saksi kecuali saya menyatakan ini tidak sah,” ujar Djasman di hadapan Majelis Panel 2 yang dipimpin Wakil Ketua MK Saldi Isra didampingi Hakim Konstitusi Ridwan Mansyur dan Hakim Konstitusi Arsul Sani di Ruang Sidang Gedung 2 MK, Jakarta Pusat pada Rabu (29/5/2024).

Baca Juga  Kemenko Perekonomian Dorong Maluku Utara Optimalkan Transisi Energi dan Tingkatkan Ekspor

Djasman menjelaskan, penemuan surat suara yang tidak ditandatangani ketua KPPS ini berawal dari selisih dua angka pada sertifikat suara pada pemilihan DPRD Kota Ternate Dapil 2.

Akan tetapi, ketika pencocokan dengan menghitung surat suara ditemukan banyaknya surat suara yang tidak ditandatangani, hanya ada satu surat suara yang ditandatangani ketua KPPS dan suara itu untuk Partai NasDem.

No More Posts Available.

No more pages to load.