Inamosol Dalam Iming-iming Janji Manis Pemerintah Daerah Provinsi Maluku

oleh -169 views

Pembangunan jalan Kairatu-Honitetu pernah dikerjakan bertahap dalam kurun waktu 10 tahun terakhir yang realisasinya kurang lebih sepanjang 5 kilometer. Kemudian pada akhir tahun 2020 dan awal 2021, jalan warisan kolonial Belanda ini dikerjakan lagi sepanjang 4 kilometer. Berdasarkan data LPSE Provinsi Maluku, anggaran untuk tender proyek jalan ini telah menghabiskan dana 16 M. 16 M dapat dikalkulasi dari tender tertanggal 5 November 2020 untuk pembangunan ruas jalan Kairatu-Honitetu sebanyak 14 M, dan tender 2021 untuk peningkatan jalan Kairatu-Honitetu sebanyak 2 M. Naasnya, harapan tidak sesuai kenyataan. Hasil dikertas mengkhianati hasil dilapangan.

Menelan pil janji pembangunan tidak membuat sehat di negeri yang sakit-sakitan. Wilayah kami bukan tempat proyek fiktif. Sebelumnya kami sudah merasakan menjadi korban proyek siluman tahun 2018 senilai Rp. 31 M untuk pembangunan jalan ruas Rambatu-Manusa sepanjang 24 kilometer. Hingga kini proyek tak kunjung selesai. Proyek tersebut bermasalah dan sekarang telah diproses hukum. Semoga semua yang terlibat akan mendapatkan ganjaran setimpal. Untuk itu, kami berharap pemerintah daerah lebih bijak menanggapi jeritan hati rakyat. Jangan membangun tembok penderitaan diatas kegelisahan kami lagi. Sudah cukup perlakuan tidak adil selama ini. Kami ingin melihat pembanguan ruas jalan Kairatu-Honitetu sepanjang 24,70 kilometer itu rampung.

No More Posts Available.

No more pages to load.