Ini Alasan Kenapa Nabi Muhammad SAW hanya Sekali Haji

oleh -584 views

Perjalanan ini menjadi momen bersejarah karena menjadi satu-satunya haji yang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW.

Mengapa Nabi Muhammad hanya Sekali Berhaji?

Terdapat beberapa penjelasan yang dikemukakan para ulama mengenai alasan Nabi Muhammad SAW hanya menunaikan haji satu kali.

Pertama, sebagian ulama berpendapat bahwa kewajiban haji baru benar-benar ditetapkan pada tahun 10 Hijriah. Dengan demikian, haji yang dilakukan Nabi merupakan pelaksanaan pertama sekaligus terakhir dari kewajiban tersebut.

Kedua, terdapat pandangan bahwa kewajiban haji sebenarnya telah disyariatkan sebelumnya, namun kondisi saat itu belum memungkinkan. Pada periode sebelum tahun 10 Hijriah, masih terdapat praktik-praktik kemusyrikan di Makkah, seperti thawaf tanpa busana dan pelafalan talbiyah yang menyimpang.

Untuk mengatasi hal tersebut, Nabi Muhammad SAW mengutus Abu Bakar untuk memimpin rombongan haji pada tahun 9 Hijriah. Melalui pesan yang disampaikan oleh Ali bin Abu Thalib, kaum musyrik diingatkan agar tidak lagi melakukan ritual yang bertentangan dengan ajaran Islam.

Baca Juga  Ekuador Kejutkan Jerman, Belanda Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026

Setelah praktik-praktik tersebut dihapus dan Makkah benar-benar bersih dari kemusyrikan, barulah Nabi melaksanakan haji pada tahun berikutnya.

Haji yang dilakukan Nabi dikenal sebagai haji wada atau haji perpisahan. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan pesan yang menunjukkan bahwa kemungkinan besar itu adalah pertemuan terakhir dengan umatnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.