Paludan mendapatkan hukuman penjara yang ditangguhkan karena rasisme pada 2019. Dia juga menghadapi 14 dakwaan, termasuk rasisme, pencemaran nama baik dan mengemudi secara berbahaya. Paludan dipecat sebagai pengacara kriminal dan dilarang mengemudi selama setahun.
Stram Kurs memenangkan 1,8 persen suara dalam pemilihan nasional pada 2019, atau jauh dari ambang batas 2 persen yang diperlukan untuk masuk parlemen. Paludan memimpin demonstrasi yang melibatkan pembakaran Alquran di daerah-daerah dengan komunitas etnis minoritas.
Komunitas Islam Swedia telah berkembang melalui migrasi massal mulai tahun 1960an. Perkiraan Pew Research 2017 menunjukkan Muslim menyumbang 8,1 persen dari total populasi Swedia yakni sekitar 10 juta jiwa. Jumlah umat Muslim di Swedia terus tumbuh karena proses migrasi yang terus berlanjut, dan tren demografis saat ini yang mencakup angka kelahiran lebih rendah di antara etnis Swedia.
(red/republika)




