Intan Jaya

oleh -2 Dilihat

Di balik setiap perang, ada perebutan sumber daya. Tidak ada orang berperang untuk kesia-siaan. Bungkusnya mungkin nasionalisme, bendera, dan retorika berapi-api seperti harga mati. Tapi dibalik itu, selalu ada saudagar-saudagar dengan kotak kasir terbuka untuk menangguk keuntungan.

Lalu dimana letak orang Papua? Mereka selamanya tidak masuk dalam matriks kepentingan ekonomi. Benar bahwa TPNPB melakukan perlawanan. Namun perlawanan ini bisa dijustifikasi bukan? Kalau tanah Anda diambil isinya tanpa keuntungan apapun untuk Anda, apakah hanya akan menunggu dengan bodo-bodo di pinggir jalan? Lha wong rakyat Kendeng atau Wadas saja melawan ketika tanah mereka diambil.

Namun yang terjadi di Papua jauh lebih serius. Karena ini menyangkut masalah eksistensi sebagai sebuah bangsa — apakah mereka akan bisa bertahan atau musnah. (*)

Baca Juga  Profil Iptu Wahyu Herman, Perwira Reserse yang Kini Pimpin Satreskrim Polres Halsel

Link laporan: Bara Konflik di Intan Jaya: Apa dan Siapa di Blok Wabu?

No More Posts Available.

No more pages to load.